sekolah di era pandemi

Sekolah di Era Pandemi

Sekolah itu enaknya apa? Ya bertemu dengan banyak teman. Namun di era pandemi, pertemuan secara fisik sulit terjadi, hanya virtual. Pandemi beberapa kali terjadi di dunia, sebelumnya ada flu spanyol di tahun 1918, atau black death di tahun 1855, tetapi kondisi saat itu sangat berbeda dengan sekarang. Saat ini, teknologi di segala bidang, terutama informasi, komunikasi dan transportasi sudah sedemikian maju, dimana sekarang sudah dikenal dengan video conference, tatap muka bersama-sama secara virtual, bahkan lintas benua.

Namun memang, kalau tidak bertemu fisik rasanya ada yang kurang lengkap. Bayangkan saja, anak-anak sekolah yang masuk ke jenjang pendidikan baru, dimana dalam kondisi normal bisa bertemu dan berkenalan dengan teman baru, sekarang hanya bisa bertemu dalam ruang ruang virtual. Yah, namun tetap harus disyukuri, yang terpenting adalah proses belajar masih bisa dilakukan. Ilmu dari para guru tercinta masih dapat diserap. Asa untuk meraih masa depan tetap ada.

Sebentar lagi bulan Juli, tahun ajaran baru dimulai. Tentunya juga teman-teman baru. Walaupun masih di ruang virtual, penampilan harus tetap menarik. Perlu juga tampil komunikatif, supaya ketika saatnya tiba, berkenalan dan berbincang dengan teman-teman baru sudah tidak canggung lagi. Jangan lupa juga aktif mengikuti perkembangan informasi terbaru, mencoba game-game terbaru, juga tentunya film-film terbaru, biar banyak bahan cerita ketika benar-benar bertemu. Juga tentunya bisa mudah mendapatkan teman-teman baru yang hobinya sama.

Ada juga baiknya ketika sekolah sedang tidak terlalu aktif seperti sekarang ini. Dan juga banyaknya pembatasan kegiatan bertemu dengan banyak orang. Kita bisa lebih banyak waktu luang untuk meningkatkan kemampuan literasi. Membaca lebih banyak buku. Melakukan lebih banyak kegiatan yang positif dan tentunya kita sukai. Mungkin menyukai tentang sejarah atau suka desain, programming atau bahkan senang membuat konten-konten di youtube. Itu semua bisa maksimal kita lakukan di masa-masa yang serba terbatas ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top